Article

Tantangan Bisnis Baru – Setiap Orang Bekerja Secara Remote: Panduan Cepat untuk Memulainya

by Mar 27, 2020 Article 0 comments

Kunci untuk memperlambat penyebaran COVID-19 adalah social distancing, berbagai Negara dan Pemerintahan mengintruksikan untuk tetap dirumah. Hal ini mengakibatkan Tim IT berjuang untuk mengatur kerja-dari-rumah untuk seluruh perusahaan secara praktis dalam semalam. Karena jutaan orang di seluruh dunia tiba-tiba perlu bekerja dari rumah dan apartemen mereka dari jarak jauh, kami telah menyaksikan penciptaan tenaga kerja global jarak jauh terbesar yang pernah ada.

Tetapi memindahkan jutaan — atau bahkan puluhan juta — karyawan, komputer mereka, dan data mereka dari lingkungan kantor yang aman ke rumah — dengan pemberitahuan minimal — menghadirkan risiko keamanan data yang luar biasa, termasuk gangguan teknis sederhana, kesalahan manusia yang tidak disengaja, dan serangan malware / ransomware . Di bawah ini adalah tips kami untuk membantu Anda.

Tips: berpindah ke remote working dan menjaga data tetap aman

1. Andalkan Vendor Tepercaya

Ketika menyiapkan infrastruktur baru Anda, serahkan pada vendor tepercaya yang memiliki stabilitas ekonomi dan menawarkan protokol keamanan yang kuat.

2. Amankan Laptop Karyawan

  • Jika memungkinkan, sediakan perangkat laptop jadi karyawan tidak terpaksa menggunakan perangkat pribadi yang kurang aman untuk bekerja, seperti perangkat desktop.
  • Amankan perangkat ini dengan tindakan perlindungan endpoint: Instal antivirus, patch management otomatis (seperti dari Ivanti ini) dan backup otomatis (misal ShadowProtect).
  • Instal solusi VPN yang kuat seperti WatchGuard, Cisco, atau GlobalProtect di setiap laptop perusahaan untuk koneksi yang aman ke jaringan perusahaan. Hemat bandwidth jaringan, jika perlu, dengan menggunakan koneksi tunneling terpisah untuk memberikan akses yang aman ke jaringan perusahaan. Saat menyambung ke situs web eksternal, gunakan jaringan rumah karyawan sebagai gantinya.

3. Lindungi Data Bisnis Anda

Tetapkan kebijakan di seluruh perusahaan yang secara otomatis menyimpan dokumen dan data ke Google Suite atau Microsoft Office365.

CATATAN: Dengan hanya 30 hari penyimpanan untuk file dari layanan ini, pastikan Anda menambahkan solusi backup, seperti StorageCraft Cloud Backup dan sesuaikan frekuensi cadangan Anda dengan pentingnya data.

  • Untuk data on-promises yang tidak terstruktur, atur karyawan untuk menyimpan file pekerjaan mereka di server file yang dikelola perusahaan dengan kemampuan snapshot yang tidak dapat diubah, seperti StorageCraft OneXafe, daripada laptop mereka sendiri.
  • Gunakan image-based backup software seperti OneXafe, ShadowXafe, atau ShadowProtect untuk melindungi server file itu.
  • Ambil image-based backup dari laptop karyawan — jika laptop karyawan rusak, Anda dapat menggunakan backup untuk memulihkan sistem operasi, aplikasi, dan data ke laptop baru dalam hitungan menit — yang tentunya akan menginstal ulang semuanya. Ini juga akan memulihkan data apa pun yang tidak disimpan ke file sharing atau cloud.
  • Redundansi adalah kunci , jadi gandakan semua backup laptop dan file-server ke cloud (idealnya cloud disaster recovery yang dibangun khusus seperti Layanan Cloud StorageCraft, yang memungkinkan recovery dengan cepat).
  • Data dan aplikasi Anda yang sangat sudah dicadangkan, jadi pastikan SLA cocok dengan pentingnya data dan data direplikasi ke pusat data di luar lokasi atau ke penyedia cloud pihak ketiga, seperti layanan Cloud StorageCraft.

4. Amankan Jaringan

Pastikan keamanan jaringan dengan alat seperti Rapid7 , Tanium , atau Crowdstrike yang melindungi laptop dan seluruh jaringan, dan juga memindai virus dan ransomware serta untuk koneksi yang mencurigakan ke dan dari perusahaan Anda.

Lagi: Redundansi adalah kuncinya. Simpan backup server di on-site dan juga gandakan backup itu ke cloud. (Menggunakan penyedia cloud dengan kemampuan DRaaS akan memungkinkan Anda untuk gagal di seluruh jaringan, data, dan aplikasi jika diperlukan.)

5. Perangkat dan Remote User

  • Konfirmasikan identitas dan status keamanan setiap perangkat, milik perusahaan atau milik pribadi, dari laptop, desktop, smartphone, dan tablet.
  • Kontrol penerimaan berdasarkan identitas pengguna dan tingkat hak akses kepercayaan remote user dan perangkat mereka.
  • Izinkan akses berdasarkan sumber daya yang hanya diizinkan digunakan oleh pengguna, berada di lokasi atau di cloud.

6. Berikan Dukungan Jarak Jauh

Gunakan remote software seperti Zoho Assist , ConnectWise ScreenConnect, atau Logmein Rescue, yang menyediakan bantuan untuk melihat layar karyawan dan memecahkan masalah dari jarak jauh.

7. Uji dan Latih

Uji backup Anda secara berkala dan kemampuan Anda untuk pulih! Memiliki backup itu penting, tetapi dapat memulihkan semua data sepenuhnya dan cepat sangat penting untuk kelangsungan bisnis.

Cek berulang kemungkinan phishing: penipuan phishing yang sukses dapat membuat Anda membuka ransomware dan membuat semua data Anda tidak berguna. Uji jaringan Anda dan karyawan Anda dengan alat-alat seperti KnowBe4 untuk menemukan lubang-lubang dalam perlindungan jaringan Anda dan untuk melatih karyawan Anda agar dapat menemukan email phishing yang menjadi dasar serangan ransomware.

8. Sediakan alat komunikasi

Menyediakan, dan melaksanakan penggunaan alat komunikasi di seluruh perusahaan untuk pengiriman pesan instan, konferensi video, dan telepon yang aman. Alat-alat ini (seperti Microsoft Teams, GoToMeeting, dan Jive softphone) memastikan karyawan dapat tetap produktif, bersosialisasi, dan melanjutkan kolaborasi sambil tetap menjaga bisnis tetap aman.

Untuk informasi lebih lanjut, dapat klik disini
atau hubungi kami di: (+62 21) 569 43 644 / WA. +62 21 56943644 / support@igsolusi.com.


Share this post:

0 Comments