Synology® merilis solusi-solusi baru untuk bidang Networking, Application dan Storage di Computex 2017 yang digelar di Taipei Eslite, Xin-Yi Store.

Pada pameran kali ini, Synology menghadirkan jajaran produk keamanan jaringan terbaru Security Gateway, aplikasi virtualisasi OS-level, solusi backup untuk G Suite/Office 365, alat kolaborasi terbaik untuk bisnis, solusi retail surveillance dan masih banyak lagi. Produsen teknologi asal Taiwan ini juga merilis desktop all-flash array pertama di dunia yaitu FS1018.

Desktop all-flash array FS1018, model DiskStation DS918+ dan DS718+ telah menggunakan processor Intel generasi terbaru. Model DiskStation NVR1218 dan VS960HD yang dikhususkan untuk surveillance juga turut dikenalkan untuk pertama kalinya dalam pameran ini kepada publik.

Sebagai vendor NAS terdepan, Synology juga menambahkan model baru NAS 6-bay pertama DS3018xs, DS718 dan DS918+. Model baru ini dilengkapi dengan Intel® Celeron® generasi terbaru, melengkapi seri NAS yang telah terbukti dan diakui mampu meningkatkan fleksibilitas deployment bagi pengguna.

“Synology terus menerus mempelajari dan mengamati kebutuhan pasar dan para pelaku bisnis yang terdiri dari keamanan jaringan, perlindungan data, disaster recovery, dan storage dengan performa tinggi dan juga produktifitas dari aplikasi. Kami menjawab kebutuhan tersebut dengan pengembangan software yang cerdas,” tutur Vic Hsu, CEO Synology Inc.

Setelah sukses menerima penghargaan untuk seri router RT1900 dan RT2600ac, Synology kembali mendemonstrasikan kekuatan dalam area networking dengan meluncurkan Security Gateway SG1000. Security Gateway SG1000 dilengkapi dengan dual-core processor dan RAM 2GB, sementara SG1000 hadir dengan hardware acceleration engine eksklusif dari Synology untuk meningkatkan performa dari firewall lapis 7.

Security Gateway SG1000 diyakini sangat cocok digunakan oleh UKM dan perusahaan-perusahaan yang memiliki kantor cabang di mancanegara. Selain itu NSM (Network System Manager) dengan sistem operasi khusus kini hadir dengan fitur keamanan jaringan terdepan seperti support untuk VLAN, dashboard grafis yang intuitif, pengaturan berbasis objek dan dukungan VPN dan DNS server untuk mengoptimalkan efisiensi pengelolaan jaringan.

Synology juga meningkatkan kemampuan router jenis RT1900ac dan RT2600ac dengan site-to-site VPN yang ditawarkan oleh VPN Plus. Pengembangan tersebut memungkinkan layanan intranet antar lokasi kantor berbeda dan dukungan WDS untuk memperluas sinyal Wi-Fi.

Selain itu Virtual Machine Manager baru dengan kemampuan yang ditingkatkan untuk mendukung pengalokasian dan penyebaran sumberdaya sistem yang lebih fleksibel juga resmi dikenalkan. Windows, Linux dan mesin virtual DSM sekarang mampu dijalankan di atas host DSM yang mampu menawarkan snapshot dan migrasi langsung dari proteksi tingkat OS.

Selain itu, Synology Active Backup menjadi produk pertama yang mampu memberikan dukungan untuk Office 360 dan G Suite backup untuk kegiatan bisnis, lebih jauh memperluas jangkauan strategi proteksi data tersentralisasi milik Synology ke platform cloud. Kini Synology Surveillance Station 8.1 terbaru hadir dengan solusi lengkap untuk pelanggan retail dan terintegrasi dengan sistem POS, memungkinkan informasi transaksi untuk dapat dijalankan bersamaan dengan rekaman dari video pengawas.

Di bidang surveillance rumahan, para pengguna saat ini dapat menikmati fitur baru home/away mode toggle dan dukungan intercom. Sedangkan Presto File Server menjadi aplikasi pertama yang dilengkapi dengan SITA (Synology Internet Transfer Accelerator).

“Pameran ini menjadi bukti pencapaian terbesar kami dalam Networking, Application, dan Storage, dengan seri-seri dari beragam model baru serta aplikasi yang menarik guna menjawab kebutuhan penyebaran dari aktivitas perusahaan dalam skala luas,” tambah Vic Hsu.

Synology telah memperkenalkan beragam seri Collaboration Suite yang lebih canggih untuk dapat secara efektif meningkatkan produktifitas bisnis.